loaderimg
image

Overview Gunung

Gunung Tambora adalah gunung berapi stratovolcano aktif yang terletak di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Dengan ketinggian sekitar 2.850 mdpl, gunung ini dikenal sebagai salah satu gunung dengan kaldera terbesar di Indonesia sekaligus gunung dengan sejarah letusan paling dahsyat di dunia modern.

Letusan Tambora tahun 1815 menyebabkan:

  • terbentuknya kaldera raksasa berdiameter ±7 km
  • perubahan iklim global (“The Year Without Summer”)
  • lenyapnya beberapa kerajaan lokal di Sumbawa

Kini, Gunung Tambora menjadi:

  • situs sejarah geologi kelas dunia
  • bagian dari Taman Nasional Gunung Tambora
  • destinasi trekking yang menantang dan eksotis

Pemandangan khas pendakian meliputi:

  • hutan kering tropis
  • padang savana luas
  • jalur punggungan terbuka
  • panorama kaldera megah dari puncak

Tambora cocok untuk pendaki yang menyukai kombinasi:
sejarah, petualangan alam, dan trekking jarak jauh.

Informasi Teknis

Nama Gunung: Gunung Tambora
Ketinggian: ± 2.850 mdpl
Lokasi: Pulau Sumbawa, NTB
Kawasan: Taman Nasional Gunung Tambora
Tipe Gunung: Stratovolcano aktif
Kaldera: Diameter ±7 km, kedalaman ±800 m
Grading Pendakian: Grade III
Durasi Pendakian: 2-3 hari PP
Jalur Populer: Pancasila & Doro Ncanga

Keunikan Gunung

Gunung Tambora memiliki sejumlah keunikan yang menjadikannya destinasi pendakian kelas dunia:

  • kaldera raksasa dengan pemandangan dramatis
  • situs sejarah letusan gunung berapi terbesar abad 19
  • lanskap savana luas khas Sumbawa
  • jejak arkeologi kerajaan Tambora
  • trekking panjang dengan elevasi bertahap
  • habitat satwa liar savana & hutan kering

Tambora sering disebut sebagai:
perpaduan antara pendakian gunung dan wisata geologi.

Sejarah dan Etimologi

Nama “Tambora” merujuk pada wilayah dan masyarakat lokal yang dahulu mendiami lereng gunung.

🧨 Letusan Besar Tahun 1815

Letusan utama menghasilkan:

  • lontaran abu hingga Eropa & Amerika
  • tsunami lokal
  • perubahan iklim global
  • gagal panen di berbagai negara

Peristiwa ini menyebabkan:

  • hilangnya Kerajaan Tambora
  • permukiman tertimbun abu vulkanik
  • catatan sejarah dunia tentang “Year Without Summer”

Saat ini, kawasan Tambora menjadi:

  • situs penelitian geologi & arkeologi
  • warisan sejarah vulkanologi dunia

Akses Menuju Basecamp

Pendakian dapat diakses melalui Pulau Sumbawa:

Rute umum dari Lombok:

  1. Lombok → Pelabuhan Kayangan
  2. Menyebrang ke Poto Tano (Sumbawa)
  3. Perjalanan darat menuju Dompu / Bima
  4. Lanjut ke basecamp jalur pendakian

Perizinan Pendakian

Pendaki wajib registrasi melalui:

  • Taman Nasional Gunung Tambora
  • pos basecamp jalur pendakian

Persyaratan umum:

  • kartu identitas
  • daftar tim pendakian
  • perlengkapan standar camping
  • logistik pribadi memadai

Saat musim ramai / event Tambora Challenge,
kuota pendakian biasanya dibatasi.

Jalur Pendakian Gunung Tambora

Jalur Pancasila (Dompu) — Jalur Populer

Karakter jalur:

  • melalui hutan & vegetasi pegunungan
  • trek panjang namun bertahap
  • banyak titik camp nyaman

Estimasi durasi:

SegmenPerjalanan
Basecamp – Pos 33–4 jam
Pos 3 – Pos 53–4 jam
Pos 5 – Pos 72–3 jam
Pos 7 – Puncak2–3 jam

Camping umum:
Pos 5 / Pos 7

Jalur Doro Ncanga — Savana & Padang Rumput

Ciri khas jalur:

  • savana luas
  • jalur terbuka dan panas
  • panorama kaldera sangat jelas

Kurang vegetasi → perlu logistik air ekstra.

Tingkat Kesulitan

Tingkat kesulitan tergolong:

Menengah – Berat (Grade III–IV)

Faktor utama:

  • trek panjang & stamina dominan
  • paparan panas matahari & angin
  • jalur terbuka di savana
  • summit attack melewati punggungan terbuka

Tidak terlalu teknis,
namun ketahanan fisik sangat diperlukan.

Flora dan Fauna

Vegetasi:

  • hutan tropis kering
  • padang savana
  • semak montana
  • edelweiss di puncak tertentu

Fauna yang mungkin dijumpai:

  • kuda liar
  • burung padang savana
  • reptil pegunungan kering
  • babi hutan (di beberapa area)

Ekosistem Tambora unik karena gabungan:
hutan pegunungan + savana Sumbawa.

Musim Terbaik Pendakian

✔ April – September (musim kemarau)

⚠ Hindari musim hujan karena:

  • jalur licin
  • visibilitas rendah
  • angin kuat di punggungan

Risiko dan Keselamatan

Risiko utama di Tambora:

  • dehidrasi akibat savana panas
  • kelelahan perjalanan panjang
  • paparan angin kencang di puncak
  • suhu dingin saat malam hari

Tips keamanan:

  • bawa air cukup
  • gunakan pelindung matahari
  • kontrol ritme trekking
  • cek prakiraan cuaca

Budaya dan Adat Lokal

Tambora berada di wilayah:

  • budaya Dompu
  • komunitas Bima & Sumbawa

Etika pendakian:

  • hormati kawasan sejarah
  • tidak merusak situs arkeologi
  • jaga kesopanan di area kaldera

Beberapa lokasi dianggap sakral oleh warga setempat.

Rekomendasi Perlengkapan

Perlengkapan wajib:

  • tenda & sleeping bag
  • jaket gunung & windproof
  • topi / buff / sun protection
  • trekking pole
  • headlamp + baterai cadangan

Logistik:

  • air minum cukup (minimal 3–4 liter)
  • makanan tinggi energi
  • emergency & P3K kit

Tambora termasuk gunung minim sumber air jalur tertentu.

Estimasi Biaya Pendakian

Estimasi biaya dari Lombok / Sumbawa:

KomponenPerkiraan
Transportasi antar kotaRp300.000 – Rp600.000
Registrasi TNGTRp20.000 – Rp50.000
Ojek / transport lokalRp100.000 – Rp250.000
Logistik timRp250.000 – Rp500.000
Total EstimasiRp700.000 – Rp1.400.000

Biaya tergantung rute dan jumlah tim.

Itinerary Pendakian (3 Hari 2 Malam)

Hari 1 — Basecamp → Pos 5 / Pos 7

  • registrasi
  • trekking santai
  • camp malam

Hari 2 — Summit Day

  • summit pagi buta
  • menikmati panorama kaldera
  • kembali ke camp
  • turun hingga Pos bawah

Hari 3 — Turun ke Basecamp

  • trekking santai
  • perjalanan pulang

Kesimpulan

Gunung Tambora adalah destinasi pendakian yang memadukan:

  • sejarah letusan terbesar dunia
  • kaldera vulkanik megah
  • trek panjang dan menantang
  • panorama savana & pegunungan

Tambora cocok bagi pendaki yang mencari:

✔ pengalaman trekking historis
✔ petualangan alam eksotis
✔ pemandangan kaldera epik dari puncak

Q Apakah Gunung Tambora cocok untuk pemula?

Cocok untuk pemula berlatih fisik — karena trek panjang namun tidak terlalu teknis.

Q Apakah bisa ke dasar kaldera?

Umumnya tidak direkomendasikan tanpa izin & pemandu.

Q Apakah jalurnya panas?

Ya — terutama jalur savana Doro Ncanga.

Q Apakah mendaki saat musim hujan aman?

Risiko tinggi — disarankan musim kemarau.

Rate us and Write a Review

Your review is recommended to be at least 140 characters long

image

image