Gunung Tujuh Kerinci adalah kompleks gunung berapi purba yang berada di Provinsi Jambi, tidak jauh dari Gunung Kerinci. Kawasan ini terkenal karena memiliki Danau Gunung Tujuh, danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara dengan ketinggian sekitar ± 1.996 mdpl, dikelilingi tujuh puncak gunung yang membentuk amfiteater alami.
Pendakian Gunung Tujuh bukanlah pendakian puncak tunggal, melainkan pendakian menuju danau kaldera raksasa yang dikelilingi hutan pegunungan Sumatra yang lebat dan sunyi.
Gunung ini cocok untuk:
Ketinggian Danau: ± 1.996 mdpl
Lokasi: Kabupaten Kerinci, Jambi
Pegunungan: Bukit Barisan
Tipe Gunung: Kaldera vulkanik purba
Status: Tidak aktif
Kawasan: Taman Nasional Kerinci Seblat
Grading: Grade III
Durasi Pendakian: 2-3 hari PP
Jalur Umum: Desa Pelompek
Gunung Tujuh memiliki keunikan yang sangat menonjol:
✔ Danau kaldera tertinggi di Asia Tenggara
✔ Dikelilingi tujuh puncak gunung
✔ Hutan pegunungan Sumatra yang masih perawan
✔ Suasana pendakian sunyi & mistis
✔ Lokasi favorit ekspedisi & penelitian alam
Danau Gunung Tujuh sering diselimuti kabut tipis yang menciptakan suasana dramatis dan fotogenik.
Nama Gunung Tujuh berasal dari formasi geografis kawasan ini yang dikelilingi oleh tujuh puncak gunung, yaitu:
Dalam kepercayaan masyarakat Kerinci:
Gunung Tujuh telah lama menjadi bagian penting budaya dan cerita rakyat Kerinci.
Akses menuju Gunung Tujuh relatif mudah dibandingkan gunung Sumatra lain.
Jambi → Sungai Penuh → Desa Pelompek
Transportasi:
Desa Pelompek merupakan:
Karena berada dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), pendakian memerlukan:
Pendaki wajib:
Karakter jalur:
Pos jalur umum:
Durasi:
| Faktor | Tingkat |
|---|---|
| Durasi | Menengah |
| Medan | Hutan lebat & lembap |
| Teknis | Non-teknikal |
| Navigasi | Mudah–menengah |
| Ketinggian | Menengah |
Klasifikasi: Grade III – Pendakian Menengah (Hutan Sumatra)
Danau menjadi habitat amfibi & serangga khas pegunungan.
Waktu terbaik:
✔ Juni – September (kemarau relatif)
Kurang direkomendasikan:
✘ Musim hujan
✘ Saat kabut ekstrem di danau
✘ Angin dingin malam hari tanpa perlengkapan memadai
Risiko utama:
⚠ Jalur licin saat hujan
⚠ Kabut tebal di danau
⚠ Suhu malam dingin
⚠ Serangga & pacet
⚠ Hipotermia akibat lembap
Tips keselamatan:
Masyarakat Kerinci memiliki hubungan kuat dengan alam gunung.
Etika lokal yang harus dijaga:
Perlengkapan penting:
| Komponen | Estimasi |
|---|---|
| SIMAKSI TNKS | sesuai kebijakan |
| Transportasi Jambi – Sungai Penuh | menengah |
| Logistik 2–3 hari | menengah |
| Porter / guide (opsional) | opsional |
| Parkir / basecamp | lokal |
Itinerary 2 Hari 1 Malam
Hari 1
Sungai Penuh → Pelompek → Danau Gunung Tujuh → Camp
Hari 2
Eksplorasi danau → Turun → Pelompek → Sungai Penuh
Cocok untuk pemula berpengalaman dengan kondisi fisik cukup.
Tidak disarankan demi keselamatan & adat lokal.
Relatif sepi dibandingkan Gunung Kerinci.
Tidak ada sinyal di kawasan danau.