loaderimg
image

Overview Gunung

Gunung Bromo adalah salah satu gunung paling terkenal di Indonesia dan menjadi ikon pariwisata nasional. Terletak di Kabupaten Probolinggo, Malang, Pasuruan, dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Gunung Bromo memiliki ketinggian sekitar 2.329 mdpl. Gunung ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Berbeda dengan gunung pendakian konvensional, Bromo dikenal karena akses yang sangat mudah, lanskap unik berupa lautan pasir vulkanik, kawah aktif yang bisa dicapai tanpa pendakian panjang, serta kekayaan budaya Suku Tengger yang masih terjaga hingga kini.

Gunung Bromo sangat cocok untuk:

  • pendaki pemula
  • wisata alam dan fotografi
  • wisata budaya dan spiritual
  • pendakian ringan dan edukatif

Informasi Teknis

Ketinggian: ± 2.329 mdpl
Lokasi: Jawa Timur
Pegunungan: Tengger
Tipe Gunung: Stratovolcano
Status: Aktif
Kawasan: Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Akses Umum: Lautan Pasir Tengger
Grading: Grade I
Durasi Trek: 20-30 menit ke kawah

Keunikan Gunung

Gunung Bromo memiliki keunikan yang tidak dimiliki gunung lain:

✔ Kawah aktif yang dapat diakses dengan mudah
✔ Lautan pasir vulkanik luas
✔ Pemandangan sunrise kelas dunia
✔ Kompleks kaldera raksasa
✔ Tradisi adat Yadnya Kasada

Bromo sering disebut sebagai gunung wisata paling ikonik di Indonesia.

Sejarah dan Etimologi

Nama “Bromo” berasal dari kata “Brahma”, salah satu dewa utama dalam agama Hindu. Nama ini mencerminkan kepercayaan spiritual masyarakat Suku Tengger yang menjadikan Gunung Bromo sebagai pusat kosmologi dan ritual adat.

Sejarah Aktivitas Vulkanik

  • Gunung Bromo masih aktif hingga kini
  • Letusan kecil terjadi secara periodik
  • Aktivitas kawah terus dipantau oleh PVMBG

Akses Menuju Basecamp

Akses Utama Wisata

Rute populer:

  • Probolinggo → Cemoro Lawang
  • Malang → Tumpang → Lautan Pasir

Akses:

  • kendaraan jeep 4×4
  • kuda
  • berjalan kaki

Titik penting:

  • Penanjakan
  • Lautan Pasir
  • Tangga Kawah Bromo

Perizinan Pendakian

Pendakian dan kunjungan dikelola oleh:

  • Balai Besar TNBTS

Ketentuan umum:

  • pembelian tiket online
  • kuota pengunjung harian
  • pembatasan jam kunjungan
  • penutupan sementara saat aktivitas meningkat

Jalur Pendakian Gunung Bromo

Jalur Lautan Pasir – Kawah Bromo

Karakter jalur:

  • medan datar berpasir
  • tangga beton menuju kawah
  • jalur sangat jelas

Durasi:

  • 20–30 menit berjalan kaki

Tidak memerlukan kemampuan pendakian khusus.

Tingkat Kesulitan

AspekPenilaian
JarakSangat pendek
MedanPasir & tangga
TeknisNon-teknikal
FisikSangat ringan

Flora dan Fauna

Flora

  • savana pegunungan
  • cemara gunung
  • vegetasi vulkanik

Fauna

  • kijang
  • burung jalak
  • serangga padang pasir

Musim Terbaik Pendakian

Waktu terbaik:
✔ Musim kemarau (Mei–Oktober)

Hindari:
✘ Musim hujan (kabut & badai pasir)

Risiko dan Keselamatan

Risiko utama:
⚠ Gas belerang
⚠ Badai pasir
⚠ Suhu dingin ekstrem pagi hari

Tips keselamatan:

  • gunakan masker
  • pakai jaket tebal
  • patuhi batas aman kawah

Budaya dan Adat Lokal

Suku Tengger memandang Gunung Bromo sebagai gunung suci.

Tradisi utama:

  • Yadnya Kasada, persembahan ke kawah
  • larangan berkata kasar
  • menjaga kesucian kawasan

Pendaki wajib menghormati adat lokal.

Rekomendasi Perlengkapan

Perlengkapan disarankan:

  • jaket tebal
  • masker
  • sepatu tertutup
  • kamera
  • sarung tangan

Estimasi Biaya Pendakian

KomponenEstimasi
Tiket TNBTSsedang
Jeep wisatasedang–tinggi
Akomodasibervariasi

Itinerary Gunung

Half Day Trip

02.00 – Penanjakan sunrise
05.30 – Lautan Pasir
06.30 – Kawah Bromo
08.00 – Kembali

Q Apakah Gunung Bromo cocok untuk pemula?

Sangat cocok.

Q Apakah bisa mendaki sampai puncak?

Tidak, hanya sampai kawah.

Q Apakah bisa camping?

Bisa di area tertentu (izin khusus).

Q Apakah aman untuk anak-anak dan lansia?

Relatif aman dengan pengawasan.

Rate us and Write a Review

Your review is recommended to be at least 140 characters long

image

image