Gunung Bukit Raya adalah puncak tertinggi di Pulau Kalimantan (7 Summits Indonesia), dengan ketinggian 2.278 meter di atas permukaan laut, terletak di kawasan Taman Nasional Bukit Baka–Bukit Raya. Meski tidak sepopuler Semeru atau Rinjani, Bukit Raya menyimpan pengalaman pendakian yang sangat unik: hutan hujan tropis perawan, sungai jernih, jalur berlumpur, budaya Dayak yang kuat, dan satwa endemik.
Pendakian Bukit Raya bukan tentang mengejar sunrise, tetapi tentang eksplorasi hutan liar dan keaslian alam Kalimantan. Inilah gunung yang menawarkan petualangan murni, penuh tantangan fisik dan mental, namun membawa kepuasan yang berbeda bagi pendaki.
Karena medannya yang basah, lebat, dan relatif sepi, Bukit Raya sering disebut sebagai:
“Gunung 7 Summits Indonesia yang paling wilderness.”
Nama Gunung: Bukit Raya
Ketinggian: 2.278 mdpl
Lokasi: Perbatasan Kalimantan Tengah & Kalimantan Barat
Koordinat: -0.9100, 112.5160
Tipe Gunung: Non-vulkanik, bagian dari pegunungan Schwaner
Zona Konservasi: Taman Nasional Bukit Baka – Bukit Raya
Iklim: Hutan hujan tropis basah
Tingkat Kesulitan: ★★★☆☆ Sulit – Ekspedisi hutan
Durasi Pendakian: 4 – 6 hari (tergantung jalur)
Akses Terpopuler: Jalur Rantau Malam, Kalimantan Tengah
Gunung Bukit Raya tidak seperti gunung di Jawa; tidak ada sabana luas, tidak ada kawah, dan tidak ada sunrise terkenal. Keunikannya justru ada pada:
Pendakian melewati hutan tropis lebat, jalur basah, sungai, jembatan kayu alami, dan lumut tebal di mana-mana.
Jika beruntung, pendaki dapat melihat satwa langka, seperti:
Pendakian biasanya dimulai dari Desa Rantau Malam atau Desa Kasongan, tempat masyarakat Dayak masih menjaga tradisinya.
Pendakian ini benar-benar “back to nature”.
Gunung ini merupakan bagian dari Pegunungan Schwaner, yang membentang di tengah Kalimantan. Nama Bukit Raya sendiri berasal dari bahasa lokal yang berarti “bukit besar/utama” atau “puncak pemersatu”, karena gunung ini menjadi batas alami antara Kalimantan Tengah dan Barat.
Penelitian geologi menunjukkan bahwa kawasan ini adalah salah satu area tertua di Nusantara, dengan batuan yang terbentuk sebelum aktivitas vulkanik pulau-pulau lain di Indonesia.
Bagi masyarakat Dayak, Bukit Raya adalah wilayah sakral karena dipercaya sebagai tempat berdiamnya roh penjaga hutan.
Akses menuju Bukit Raya memerlukan perjalanan panjang, tergantung jalur yang dipilih.
Mirip dengan jalur utama namun lebih jarang digunakan.
Lebih sulit aksesnya dan jarang dipilih pendaki 7 Summits.
Pendakian wajib lapor ke:
Guide lokal sangat penting karena:
Berikut jalur paling umum: Rantau Malam – Puncak Kakam – Puncak Bukit Raya
Total Durasi: 4 – 6 Hari
Ciri Khas:
Air sungai sangat jernih dan bisa diminum langsung.
Sungai Hiu menjadi tempat camp favorit karena airnya melimpah.
Puncak Kakam adalah puncak pertama sebelum menuju puncak utama.
Pemandangan dari puncak biasanya tertutup kabut, tetapi suasana hutan perawan membuat pengalaman sangat eksotis.
Tergantung kondisi fisik dan cuaca.
Gunung Bukit Raya memiliki tingkat kesulitan tinggi bukan karena ketinggian, tetapi karena:
Tidak disarankan bagi pemula tanpa pendamping.
Namun Kalimantan tetap memiliki curah hujan tinggi bahkan saat kemarau.
Karena:
Gunung Bukit Raya termasuk kategori ekspedisi hutan, sehingga perlu memperhatikan risiko:
Masyarakat Dayak di Rantau Malam sangat menjunjung adat. Pendaki biasanya:
Mereka adalah pemandu hutan yang sangat profesional—menghargai mereka adalah bagian penting dari ekspedisi.
| Keperluan | Perkiraan |
|---|---|
| Transportasi Palangkaraya – Kasongan – Tumbang Hiran | Rp 400.000 – 700.000 |
| Kelotok ke Rantau Malam | Rp 300.000 – 500.000 |
| Guide Dayak (wajib) | Rp 500.000 – 1.000.000 per hari |
| Porter (opsional) | Rp 300.000 – 500.000 per hari |
| Izin Taman Nasional | Rp 20.000 – 50.000 |
| Logistik 5–6 hari | Rp 400.000 – 700.000 |
Pendakian Bukit Raya memang cukup mahal, terutama karena durasi pendakian panjang dan kebutuhan guide.
Hari 1: Palangkaraya → Kasongan → Tumbang Hiran → Rantau Malam
Hari 2: Rantau Malam → Pos 1 → Pos 2
Hari 3: Pos 2 → Sungai Hiu / Pos 3
Hari 4: Pos 3 → Puncak Kakam → Puncak Bukit Raya → Camp
Hari 5: Turun ke Pos 2
Hari 6: Kembali ke Rantau Malam → Tumbang Hiran → Kasongan → Palangkaraya
Gunung Bukit Raya adalah gunung yang menantang, liar, dan sarat petualangan. Pendakian panjang melewati hutan hujan tropis yang lebat menjadi ciri khasnya. Meskipun tidak memiliki panorama megah layaknya gunung-gunung di Jawa atau Nusa Tenggara, Bukit Raya menawarkan pengalaman ekspedisi hutan yang sangat otentik, yang membuat setiap pendaki merasakan hubungan mendalam dengan alam.
Sebagai bagian dari 7 Summits Indonesia, Bukit Raya adalah gunung yang wajib ditaklukkan bagi pendaki yang mencari tantangan sesungguhnya.
Ya, sangat disarankan dan sering diwajibkan karena jalur sulit dan minim tanda.
Tidak. Ini kategori ekspedisi hutan, bukan jalur rekreasi.
Tidak ada sama sekali sejak masuk pedalaman.
Relatif aman, selama mengikuti arahan guide.