loaderimg
image

Overview Gunung

Gunung Burni Telong merupakan salah satu gunung api paling populer di Provinsi Aceh, terutama bagi pendaki pemula hingga menengah. Terletak di dataran tinggi Gayo yang terkenal dengan perkebunan kopinya, gunung ini menawarkan panorama spektakuler berupa hamparan awan, perbukitan hijau, serta pemandangan kawah aktif dari dekat.

Nama “Burni” dalam bahasa Gayo berarti “gunung,” sehingga Burni Telong dapat diartikan sebagai “Gunung Telong.” Gunung ini terkenal karena jalurnya yang terbuka menjelang puncak, memberikan pengalaman summit attack dengan view dramatis—terutama saat matahari terbit.

Dengan jalur yang relatif pendek namun menantang, Burni Telong cocok untuk pendaki yang ingin merasakan sensasi gunung api aktif tanpa harus melakukan ekspedisi panjang.

Informasi Teknis

Ketinggian: ±2.617 mdpl
Koordinat: 4.769° LU, 96.824° BT
Tipe Gunung: Stratovolcano aktif
Letusan Terakhir: Aktivitas fumarola masih sering terlihat
Durasi Pendakian: 1–2 hari
Basecamp Populer: Desa Rembune

Keunikan Gunung

Beberapa daya tarik utama Gunung Burni Telong antara lain:

  • 🌋 Kawah Aktif Berasap – Pendaki dapat melihat aktivitas vulkanik secara langsung.
  • ☁️ Sea of Clouds – Pemandangan lautan awan sangat umum saat pagi hari.
  • 🌄 Golden Sunrise – Salah satu spot sunrise terbaik di Aceh.
  • 🌱 Padang Edelweiss Lokal – Terdapat bunga pegunungan yang menyerupai edelweiss.
  • Dekat Perkebunan Kopi Gayo – Cocok untuk wisata tambahan setelah turun gunung.

Sejarah dan Etimologi

Secara geologis, Burni Telong terbentuk akibat aktivitas tektonik pada jalur vulkanik Bukit Barisan. Gunung ini telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Gayo, baik sebagai penunjuk arah alami maupun sumber kesuburan tanah.

Nama “Telong” diyakini berasal dari bahasa lokal yang merujuk pada bentuk gunung atau karakter geografis tertentu, meski interpretasinya dapat berbeda antar kampung.

Akses Menuju Basecamp

Rute umum menuju Desa Rembune:

  1. Terbang ke Bandara Sultan Iskandar Muda (Banda Aceh) atau Bandara Rembele (Bener Meriah).
  2. Dari Bandara Rembele hanya sekitar 30–45 menit perjalanan darat.
  3. Jika dari Banda Aceh, perjalanan memakan waktu sekitar 7–8 jam via Takengon.

Transportasi tersedia dalam bentuk travel, bus antarkota, maupun kendaraan sewaan.

Perizinan Pendakian

Sebelum mendaki, pastikan Anda:

  • Mendaftar di basecamp resmi
  • Membawa fotokopi identitas
  • Mengisi formulir pendakian
  • Membayar simaksi (biasanya terjangkau)
  • Mematuhi aturan konservasi

Pendakian dapat ditutup sewaktu-waktu jika aktivitas vulkanik meningkat.

Jalur Pendakian Gunung Burni Telong

Jalur Rembune (Paling Populer)

Karakteristik jalur:

Pos 1 – Hutan Tropis
Vegetasi rapat dengan trek tanah yang cukup landai.

Pos 2 – Hutan Montane
Mulai terasa dingin, jalur sedikit menanjak.

Pos 3 – Batas Vegetasi
Pepohonan mulai jarang, angin lebih kencang.

Summit Ridge
Didominasi pasir dan batu vulkanik dengan kemiringan tinggi—cukup menguras tenaga.

Puncak & Kawah
Area terbuka dengan panorama 360°.

Tingkat Kesulitan

Grade: II (Pemula–Menengah)

Faktor penentu kesulitan:

  • Tanjakan tajam menjelang puncak
  • Jalur berpasir yang mudah longsor
  • Minim sumber air
  • Angin kuat

Namun secara keseluruhan masih ramah bagi pendaki yang memiliki kondisi fisik baik.

Flora dan Fauna

Gunung Burni Telong menyimpan biodiversitas khas Sumatra:

Flora:

  • Kantong semar (Nepenthes)
  • Anggrek hutan
  • Lumut pegunungan
  • Semak alpine

Fauna:

  • Burung endemik Sumatra
  • Musang
  • Tupai hutan
  • Beragam serangga pegunungan

Selalu hindari memberi makan satwa liar.

Musim Terbaik Pendakian

Ideal: Mei – September (musim relatif kering)

Hindari pendakian pada puncak musim hujan karena:

  • Jalur menjadi licin
  • Risiko kabut tebal
  • Angin lebih ekstrem

Untuk sunrise terbaik, lakukan summit attack sekitar pukul 03.00–04.00.

Risiko dan Keselamatan

Risiko yang perlu diperhatikan:

  • Gas vulkanik di sekitar kawah
  • Perubahan cuaca cepat
  • Hipotermia
  • Dehidrasi
  • Jalur berpasir

Tips keselamatan:

  • Gunakan masker atau buff dekat kawah
  • Bawa jaket tebal
  • Trekking pole sangat membantu
  • Jangan mendaki sendirian

Budaya dan Adat Lokal

Wilayah Gayo dikenal menjunjung tinggi nilai sopan santun dan keramahan. Pendaki dianjurkan:

  • Berpakaian sopan di desa
  • Menghormati adat setempat
  • Tidak berkata kasar
  • Menjaga kebersihan

Kopi Gayo merupakan kebanggaan lokal—jangan lewatkan untuk mencicipinya.

Rekomendasi Perlengkapan

Wajib:

  • Sepatu hiking
  • Jaket gunung / down jacket
  • Tenda tahan angin
  • Headlamp
  • Sarung tangan
  • Logistik tinggi kalori
  • Air minimal 2–3 liter

Opsional tapi disarankan:

  • Gaiter (untuk pasir)
  • Trekking pole
  • Masker

Estimasi Biaya Pendakian

KomponenEstimasi
Transport lokalRp100.000 – Rp300.000
SimaksiRp10.000 – Rp25.000
Porter (opsional)Rp300.000+/hari
LogistikRp150.000 – Rp250.000

Total hemat: ±Rp300.000 – Rp600.000
Total nyaman: ±Rp700.000 – Rp1.200.000

Itinerary Gunung

Opsi 2 Hari 1 Malam

Hari 1

  • Tiba di basecamp
  • Registrasi
  • Trekking 4–6 jam
  • Dirikan tenda

Hari 2

  • Summit attack dini hari
  • Menikmati sunrise
  • Turun ke basecamp
  • Kembali ke kota

Alternatif: Pendaki cepat bisa melakukan tektok, namun tidak disarankan bagi pemula.

Q Apakah Gunung Burni Telong cocok untuk pemula?

Ya, dengan persiapan fisik yang baik.

Q Apakah gunung ini masih aktif?

Ya, sehingga penting memantau status vulkanik sebelum mendaki.

Q Apakah tersedia sumber air di jalur?

Sangat terbatas—bawa air dari bawah.

Q Kapan waktu terbaik melihat lautan awan?

Pagi hari saat musim kemarau.

Q Apakah perlu guide?

Tidak wajib, tetapi direkomendasikan bagi pendaki pertama.

Rate us and Write a Review

Your review is recommended to be at least 140 characters long

image

image