Gunung Rinjani adalah salah satu gunung paling megah di Asia Tenggara sekaligus gunung favorit para pendaki dari seluruh dunia. Dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut, Rinjani menjadi puncak tertinggi kedua di Indonesia dan bagian penting dari rangkaian Indonesia’s 7 Summits. Gunung ini terletak di Pulau Lombok, berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang mencakup hamparan hutan, lembah, tebing, dan danau vulkanik yang menakjubkan: Danau Segara Anak.
Selain memiliki keindahan yang melampaui gunung-gunung lain di Indonesia, Rinjani juga memegang sejarah geologi panjang, kepercayaan budaya, dan jalur pendakian kelas dunia. Banyak pendaki menyebut Rinjani sebagai gunung dengan panorama terbaik se-Indonesia—bahkan beberapa menyebutnya sebagai “the most scenic trekking destination in Southeast Asia.”
Nama Gunung: Gunung Rinjani
Ketinggian: 3.726 mdpl
Lokasi: Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat
Koordinat: 8.411°S – 116.457°E
Tipe Gunung: Stratovolcano (aktif)
Zona Konservasi: Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR)
Status: Gunung api aktif
Bagian dari: 7 Summits Indonesia
Durasi Pendakian: 2 – 4 hari
Kesulitan: ★★★★☆ Sulit – Ekspedisi
Jalur Resmi: Sembalun, Senaru, Torean, Aik Berik
Daya Tarik Utama: Puncak Rinjani, Danau Segara Anak, Gunung Barujari
Gunung Rinjani memiliki posisi yang sangat penting dalam kebudayaan Lombok, terutama bagi masyarakat Sasak dan Bali Lombok.
Terdapat beberapa versi:
Keduanya berkaitan dengan kisah spiritual dan mitologi setempat.
Bagi masyarakat Hindu di Lombok, Rinjani dianggap sebagai salah satu gunung suci yang disamakan dengan Gunung Semeru di Jawa. Upacara adat sering dilakukan di Danau Segara Anak.
Rinjani memiliki sejarah geologi yang penting dalam studi supervolcano Nusantara.
Gunung Rinjani berdiri di atas sisa kawah raksasa gunung purba Gunung Samalas, salah satu letusan terbesar dalam sejarah bumi.
Geografi yang kompleks inilah yang menjadikan Rinjani sangat unik dan terkenal.
Pada jalur Sembalun banyak ditemui padang savana luas yang menawan.
Pendakian Rinjani umumnya dimulai dari:
Basecamp Susuk, Sembalun, atau Senaru
Bandara terdekat:
Fasilitas:
Cocok untuk rute turun atau pendakian via jalur hutan.
Jalur baru, cocok untuk pendaki yang ingin trekking lebih sepi.
Pendakian dilakukan melalui booking online TNGR.
Biaya:
TNGR menerapkan kuota harian demi konservasi.
Durasi: 2–3 jam
Durasi: 2–3 jam
Bagian favorit pendaki:
Durasi: 1–2 jam
Bagian paling sulit:
Durasi: 3–5 jam
Surreal. Dramatic. Once-in-a-lifetime.
Danau vulkanik ini adalah ikon Gunung Rinjani:
Pemandangan dari danau sangat indah, terutama saat matahari pagi menyinari dinding kaldera.
Musim terbaik:
Jalur biasanya ditutup Desember – Maret karena musim hujan dan risiko longsor.
Kategori: Sulit – Ekspedisi Menengah
Alasan:
Pendaki harus memiliki kondisi fisik baik.
| Risiko | Penjelasan |
|---|---|
| Hipotermia | Angin sangat kuat di Plawangan & puncak |
| Kelelahan ekstrem | Jalur panjang + tanjakan berbatu |
| Lonsoran pasir | Menuju puncak |
| Dehidrasi | Jalur savana panas |
| Angin kencang | Plawangan terkenal berbahaya |
Tips:
Opsi lebih nyaman: 4 Hari 3 Malam
Rinjani bukan hanya gunung—tetapi pengalaman epik yang menyatukan keindahan, tantangan, dan kekayaan alam Nusantara. Pemandangan savana, dinding kaldera, danau biru vulkanik, hingga sunrise di puncak adalah sesuatu yang sulit ditandingi gunung mana pun di Indonesia.
Bagi pendaki Indonesia, Rinjani adalah salah satu gunung yang wajib ditaklukkan setidaknya sekali seumur hidup—sebuah perjalanan yang mengubah perspektif dan memberi kebanggaan tersendiri dalam menyelesaikan misi 7 Summits Indonesia.
Bisa, namun wajib latihan fisik dan idealnya membawa guide.
Aman bila cuaca mendukung. Jika angin kuat, summit akan ditutup.
Ada di Sembalun dan beberapa titik bukit.
Ya, ada area yang diizinkan.