loaderimg
image

Overview Gunung

Gunung Kahung merupakan salah satu destinasi pendakian yang semakin populer di Kalimantan Selatan. Berada di kawasan Pegunungan Meratus, gunung ini dikenal karena jalurnya yang menyuguhkan keindahan hutan hujan tropis serta keberadaan Air Terjun Kahung yang menjadi ikon wisata alam di wilayah tersebut.

Berbeda dengan Gunung Halau-Halau yang dikenal sebagai puncak tertinggi Kalimantan Selatan, Gunung Kahung menawarkan pengalaman pendakian yang memadukan trekking hutan, eksplorasi sungai, air terjun bertingkat, serta panorama pegunungan khas Meratus. Destinasi ini cocok bagi pendaki yang menyukai petualangan alam liar dengan tingkat keramaian yang relatif rendah.

Keasrian lingkungan dan kekayaan biodiversitas menjadikan Gunung Kahung sebagai salah satu tujuan favorit bagi pecinta alam yang ingin merasakan sisi lain pendakian di Pulau Kalimantan.

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung di Kalimantan Selatan

Informasi Teknis

Nama Gunung: Gunung Kahung
Lokasi: Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
Pegunungan: Meratus
Tipe Gunung: Non-vulkanik
Jalur Pendakian Populer: Desa Belangian
Karakter Jalur: Hutan hujan tropis
Durasi Pendakian: 1-2 Hari
Daya Tarik Utama: Air Terjun Kahung dan hutan meratus

Keunikan Gnung Kahung

Gunung Kahung memiliki sejumlah daya tarik yang membuatnya berbeda dari gunung lainnya di Kalimantan Selatan.

Keunikan Utama

  • Memiliki Air Terjun Kahung yang terkenal dengan air berwarna kebiruan saat kondisi cuaca cerah.
  • Jalur pendakian melewati hutan hujan tropis yang masih alami.
  • Menawarkan kombinasi wisata trekking dan wisata air terjun.
  • Menjadi habitat berbagai flora dan fauna khas Pegunungan Meratus.
  • Memiliki suasana yang lebih tenang dibandingkan destinasi pendakian populer lainnya.
  • Cocok untuk pendaki pemula hingga menengah.

Keberadaan air terjun bertingkat menjadi daya tarik utama yang jarang ditemukan pada jalur pendakian gunung di Indonesia.

Sejarah dan Etimologi

Nama Kahung berasal dari penamaan lokal yang telah digunakan masyarakat setempat sejak lama untuk menyebut kawasan pegunungan dan aliran sungai di daerah tersebut.

Kawasan Pegunungan Meratus sendiri telah menjadi tempat hidup masyarakat adat Dayak Meratus selama berabad-abad. Hubungan antara masyarakat lokal dengan hutan masih sangat kuat, baik dari aspek ekonomi, budaya, maupun spiritual.

Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Kahung mulai dikenal secara luas sebagai tujuan wisata alam dan pendakian yang menawarkan pengalaman khas hutan Kalimantan.

Akses Menuju Basecamp

Pendakian Gunung Kahung umumnya dimulai dari Desa Belangian.

Rute Perjalanan

TahapanEstimasi Waktu
Banjarmasin – Martapura1 jam
Martapura – Desa Belangian2–3 jam
Desa Belangian – Pos Awal Trekking15–30 menit

Perjalanan menuju Desa Belangian dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sebagian ruas jalan menuju desa sudah beraspal, meskipun terdapat beberapa bagian yang memerlukan kehati-hatian terutama saat musim hujan.

Perizinan Pendakian

Sebelum melakukan pendakian, pendaki dianjurkan untuk:

  • Melapor kepada pengelola kawasan.
  • Mengisi data registrasi pendakian.
  • Membawa kartu identitas.
  • Mengikuti aturan konservasi.
  • Menggunakan pemandu lokal apabila diperlukan.

Kebijakan perizinan dapat berubah sewaktu-waktu sehingga penting untuk melakukan konfirmasi terbaru sebelum keberangkatan.

Jalur Pendakian Gunung

Jalur Desa Belangian

Jalur ini merupakan akses utama menuju kawasan Gunung dan Air Terjun Kahung.

Pos Awal – Hutan Primer

Pendaki memasuki kawasan hutan tropis dengan vegetasi yang sangat rapat. Jalur relatif landai dan cocok sebagai pemanasan.

Hutan Tengah

Karakter jalur mulai berubah menjadi tanjakan dengan akar-akar pohon besar yang mendominasi lintasan.

Kawasan Air Terjun Kahung

Pendaki akan menjumpai Air Terjun Kahung yang terdiri dari beberapa tingkat dengan kolam alami yang jernih.

Area Punggungan

Setelah melewati kawasan air terjun, jalur mulai menanjak menuju area yang lebih tinggi dengan panorama Pegunungan Meratus.

Ringkasan Jalur

SegmenKarakter Jalur
Basecamp – Hutan AwalLandai
Hutan Awal – Air TerjunSedang
Air Terjun – PunggunganMenanjak
Punggungan – Titik TertinggiMenanjak sedang

Tingkat Kesulitan

Kategori: Menengah

Faktor yang memengaruhi tingkat kesulitan:

  • Trek hutan yang cukup panjang.
  • Jalur licin saat musim hujan.
  • Banyak akar pohon dan bebatuan.
  • Beberapa penyeberangan sungai kecil.
  • Tingkat kelembapan tinggi.

Secara umum, Gunung Kahung lebih ramah bagi pendaki pemula dibandingkan beberapa gunung lain di Pegunungan Meratus.

Flora dan Fauna

Kawasan Gunung Kahung merupakan bagian dari ekosistem Pegunungan Meratus yang kaya biodiversitas.

Flora

  • Ulin
  • Meranti
  • Keruing
  • Rotan
  • Pakis raksasa
  • Anggrek hutan
  • Kantong semar

Fauna

  • Burung rangkong
  • Elang hutan
  • Owa Kalimantan
  • Kijang
  • Musang
  • Berbagai jenis kupu-kupu tropis
  • Katak dan reptil hutan

Keanekaragaman hayati ini menjadikan kawasan Kahung menarik bagi fotografer alam dan pengamat satwa.

Musim Terbaik Pendakian

Musim kemarau merupakan waktu paling ideal untuk mendaki Gunung Kahung.

BulanKondisi
Mei – SeptemberSangat direkomendasikan
Oktober – NovemberCukup baik
Desember – AprilCurah hujan tinggi

Pada musim hujan, jalur menjadi jauh lebih licin dan debit sungai dapat meningkat secara signifikan.

Risiko dan Keselamatan

Beberapa risiko yang perlu diperhatikan selama pendakian:

  • Jalur berlumpur.
  • Batu licin di sekitar air terjun.
  • Lintah saat musim hujan.
  • Pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
  • Dehidrasi.
  • Tersesat jika keluar dari jalur utama.

Tips Keselamatan

  • Gunakan sepatu hiking dengan grip yang baik.
  • Hindari mendaki sendirian.
  • Perhatikan kondisi cuaca.
  • Gunakan trekking pole.
  • Simpan perlengkapan dalam dry bag.
  • Ikuti petunjuk pemandu atau pengelola.

Budaya dan Adat Lokal

Masyarakat sekitar Gunung Kahung masih memiliki hubungan yang erat dengan budaya Dayak Meratus.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Menghormati kawasan yang dianggap sakral.
  • Menjaga sopan santun selama berada di desa.
  • Tidak merusak tumbuhan atau satwa liar.
  • Mengikuti arahan masyarakat lokal terkait adat setempat.

Wisatawan yang menghormati budaya lokal biasanya akan diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar.

Rekomendasi Perlengkapan

Perlengkapan Wajib

PeralatanKeterangan
Carrier 30–50 LiterUntuk perjalanan 1–2 hari
Sepatu HikingSol anti-slip
Jas HujanCuaca cepat berubah
HeadlampCadangan penerangan
Dry BagMelindungi barang elektronik
Botol AirMinimal 2 liter
Trekking PoleMembantu di jalur licin

Perlengkapan Tambahan

  • Sarung tangan
  • Kamera
  • Obat pribadi
  • Gaiter
  • Pakaian ganti
  • Power bank

Estimasi Biaya Pendakian

Estimasi biaya dari Banjarmasin

KomponenEstimasi Biaya
Transportasi PPRp100.000 – Rp300.000
RegistrasiMenyesuaikan kebijakan
KonsumsiRp100.000 – Rp250.000
Logistik PendakianRp100.000 – Rp300.000
Pemandu Lokal (Opsional)Rp100.000 – Rp300.000

Total Estimasi

Rp300.000 – Rp1.000.000 per orang

Biaya dapat lebih rendah jika dilakukan secara rombongan.

Itinerary Gunung

Program 2 Hari 1 Malam

Hari Pertama

  • Berangkat dari Banjarmasin
  • Tiba di Desa Belangian
  • Registrasi
  • Trek menuju Air Terjun Kahung
  • Eksplorasi kawasan air terjun
  • Camping

Hari Kedua

  • Menikmati suasana pagi di kawasan hutan
  • Trek menuju titik tertinggi
  • Kembali ke basecamp
  • Perjalanan pulang

Program 1 Hari (Trekking Air Terjun)

Bagi wisatawan yang tidak berencana bermalam:

  • Berangkat pagi dari Banjarmasin
  • Trekking menuju Air Terjun Kahung
  • Eksplorasi dan fotografi
  • Kembali ke desa
  • Pulang pada sore hari

Gunung Kahung merupakan salah satu permata tersembunyi Pegunungan Meratus yang menawarkan kombinasi sempurna antara pendakian, eksplorasi air terjun, dan petualangan hutan tropis. Dengan keindahan alam yang masih terjaga serta akses yang relatif mudah dari Banjarmasin, Gunung Kahung layak menjadi destinasi pilihan bagi pendaki dan pecinta wisata alam di Kalimantan Selatan.

Q Di mana lokasi Gunung Kahung?

Gunung Kahung berada di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, dalam kawasan Pegunungan Meratus.

Q Apa daya tarik utama Gunung Kahung?

Daya tarik utamanya adalah Air Terjun Kahung, hutan hujan tropis yang masih alami, serta suasana petualangan khas Kalimantan.

Q Apakah cocok untuk pemula?

Ya. Jalurnya relatif cocok bagi pendaki pemula yang memiliki kondisi fisik cukup baik.

Q Berapa lama durasi pendakian?

Umumnya 1–2 hari tergantung tujuan dan rute yang dipilih.

Q Kapan waktu terbaik untuk berkunjung?

Musim kemarau antara Mei hingga September merupakan waktu terbaik.

Q Apakah wajib menggunakan pemandu?

Tidak selalu wajib, tetapi sangat direkomendasikan terutama bagi pendaki yang baru pertama kali mengunjungi kawasan Kahung.

image