loaderimg
image

Overview Gunung

Pegunungan Meratus merupakan rangkaian pegunungan besar yang membentang di Provinsi Kalimantan Selatan hingga sebagian Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Pegunungan ini menjadi salah satu bentang alam terpenting di Pulau Kalimantan dengan hutan hujan tropis yang masih luas dan kaya biodiversitas.

Pegunungan Meratus terkenal sebagai rumah bagi masyarakat adat Dayak Meratus serta menjadi habitat berbagai flora dan fauna endemik Kalimantan. Kawasan ini menawarkan pengalaman trekking dan ekspedisi alam liar yang sangat berbeda dibanding gunung-gunung vulkanik di Indonesia.

Berbeda dengan pendakian satu puncak tertentu, eksplorasi Pegunungan Meratus biasanya berupa perjalanan lintas hutan, sungai, bukit, dan pegunungan dalam durasi beberapa hari hingga lebih dari seminggu tergantung rute yang dipilih.

Informasi Teknis

Nama Kawasan: Pegunungan Meratus
Lokasi: Kalimantan Selatan
Puncak Tertinggi: ± 1.892 mdpl
Tipe Pegunungan: Pegunungan tropis non-vulkanik
Kawasan: Hutan hujan Kalimantan
Jalur Populer: Laksado & Hinas Kiri
Estimasi Trekking: 2-10 hari
Tingkat Kesulitan: Menengah – Sulit

Keunikan Pegunungan Meratus

Pegunungan Meratus memiliki karakter alam dan budaya yang sangat khas.

Keunikan Pegunungan Meratus

  • Hutan hujan tropis Kalimantan yang luas
  • Habitat flora dan fauna endemik
  • Jalur ekspedisi alam liar
  • Rumah masyarakat adat Dayak Meratus
  • Sungai dan air terjun alami
  • Trekking lintas hutan dan perbukitan

Pegunungan Meratus sering disebut sebagai salah satu benteng terakhir hutan tropis Kalimantan Selatan.

Sejarah dan Etimologi

Nama “Meratus” dipercaya berasal dari istilah lokal masyarakat Dayak yang telah lama menghuni kawasan pegunungan ini.

Pegunungan Meratus memiliki peran penting dalam sejarah dan budaya Kalimantan Selatan. Kawasan ini menjadi tempat tinggal masyarakat adat Dayak Meratus yang masih mempertahankan tradisi dan pola hidup tradisional hingga sekarang.

Selain nilai budaya, Pegunungan Meratus juga menjadi kawasan penting secara ekologis karena berfungsi sebagai daerah tangkapan air dan habitat satwa liar Kalimantan.

Akses Menuju Basecamp

Terdapat beberapa jalur masuk menuju Pegunungan Meratus, dengan kawasan Loksado menjadi salah satu titik paling populer.

Rute Menuju Loksado

Titik AwalEstimasi Waktu
Banjarmasin5–7 jam
Banjarbaru4–6 jam
Kandangan2–3 jam

Transportasi

  • Mobil pribadi
  • Travel lokal
  • Motor adventure
  • Kendaraan desa

Sebagian jalur menuju pedalaman Meratus berupa jalan berbatu dan tanah.

Perizinan Pendakian

Ekspedisi Pegunungan Meratus umumnya memerlukan koordinasi dengan masyarakat lokal.

KebutuhanKeterangan
RegistrasiDisarankan
Guide lokalSangat disarankan
Izin adatMengikuti aturan desa
CampingUmum dilakukan

Karena jalur sangat alami, penggunaan guide lokal hampir selalu direkomendasikan.

Jalur Pendakian

Jalur Loksado

Jalur paling populer untuk trekking dan eksplorasi Pegunungan Meratus.

Karakteristik Jalur

  • Hutan hujan tropis
  • Sungai dan jembatan bambu
  • Perbukitan hijau
  • Jalur tanah berlumpur
  • Desa adat Dayak

Trek Populer

RuteEstimasi
Loksado – Haratai1–2 hari
Loksado – Hinas Kiri3–5 hari
Ekspedisi Meratus penuh5–10 hari

Tingkat Kesulitan

Pegunungan Meratus memiliki tingkat kesulitan bervariasi tergantung rute.

Faktor Kesulitan

FaktorTingkat
Trek hutanMenengah – Tinggi
Jalur berlumpurTinggi
NavigasiMenengah
SungaiMenengah
Durasi trekkingTinggi

Ekspedisi multi-hari membutuhkan stamina dan logistik yang cukup matang.

Flora dan Fauna

Pegunungan Meratus merupakan salah satu kawasan biodiversitas penting di Kalimantan.

Flora

  • Ulin
  • Meranti
  • Rotan
  • Anggrek hutan
  • Kantong semar

Fauna

  • Burung enggang
  • Owa Kalimantan
  • Rusa
  • Beruang madu
  • Berbagai jenis reptil dan serangga

Kawasan ini juga menjadi habitat berbagai spesies langka Kalimantan.

Musim Terbaik Pendakian

Musim kemarau merupakan waktu terbaik untuk trekking di Pegunungan Meratus.

BulanKondisi
Juni – SeptemberIdeal
Oktober – MeiCurah hujan tinggi

Musim hujan membuat jalur lebih berat dan sungai dapat meluap.

Risiko dan Keselamatan

Ekspedisi Pegunungan Meratus memerlukan persiapan yang baik.

Risiko Pendakian

  • Tersesat
  • Sungai meluap
  • Jalur berlumpur
  • Pacet/lintah
  • Kelelahan

Tips Keselamatan

  • Gunakan guide lokal
  • Siapkan logistik cukup
  • Gunakan dry bag
  • Bawa GPS offline
  • Perhatikan kondisi cuaca

Karena banyak jalur melintasi sungai, perlengkapan tahan air sangat penting.

Budaya dan Adat Lokal

Pegunungan Meratus merupakan rumah masyarakat adat Dayak Meratus.

Etika Pendakian

  • Menghormati adat Dayak
  • Tidak merusak alam
  • Menjaga kebersihan
  • Tidak mengambil hasil hutan sembarangan
  • Mengikuti aturan kampung adat

Pendaki juga dapat mempelajari budaya tradisional Dayak selama perjalanan.

Rekomendasi Perlengkapan

PerlengkapanFungsi
Carrier besarTrekking multi-hari
Dry bagPerlindungan barang
Sepatu trekkingJalur berlumpur
GaiterAnti lintah
TendaCamping
Jas hujanHujan tropis
Filter airSumber air alami

Perlengkapan survival sangat penting untuk ekspedisi Pegunungan Meratus.

Estimasi Biaya Pendakian

KebutuhanEstimasi
RegistrasiRp20.000 – Rp50.000
Guide lokalRp500.000 – Rp2.000.000
TransportasiRp300.000 – Rp2.000.000
KonsumsiRp300.000 – Rp1.000.000
PenginapanRp100.000 – Rp500.000

Total Estimasi

Sekitar Rp1.500.000 – Rp6.000.000 tergantung durasi dan rute ekspedisi.

Itinerary Pegunungan

Itinerary 4 Hari 3 Malam

HariAktivitas
Hari 1Perjalanan menuju Loksado
Hari 2Trekking hutan dan desa adat
Hari 3Eksplorasi pegunungan dan camping
Hari 4Turun dan kembali ke kota

Penutup

Pegunungan Meratus menawarkan pengalaman petualangan alam yang autentik di jantung Kalimantan Selatan. Kombinasi hutan tropis liar, budaya Dayak Meratus, jalur ekspedisi panjang, dan kekayaan biodiversitas menjadikan kawasan ini salah satu destinasi trekking terbaik di Pulau Kalimantan.

Q Apakah Pegunungan Meratus gunung vulkanik?

Tidak. Pegunungan Meratus merupakan pegunungan tropis non-vulkanik.

Q Apa daya tarik utama Pegunungan Meratus?

Hutan hujan tropis, budaya Dayak, dan ekspedisi alam liar.

Q Apakah cocok untuk pemula?

Beberapa jalur cocok untuk pemula, tetapi ekspedisi panjang memerlukan pengalaman trekking.

Q Apakah wajib menggunakan guide?

Sangat disarankan terutama untuk rute pedalaman.

Q Kapan waktu terbaik trekking?

Musim kemarau antara Juni hingga September.

Q Apakah bisa camping?

Ya, camping merupakan bagian utama eksplorasi Pegunungan Meratus.

image